Misi Gereja di Era Globalisasi: Sintesis Fondasi Kristosentris Barth dan Stott dengan Kepekaan Kontekstual Knitter dan Goheen
DOI:
https://doi.org/10.55626/jti.v6i1.225Keywords:
misi Kristen, globalisasi, Karl Barth, John Stott, teologi misiAbstract
Globalisasi mengubah cara gereja memahami dan menjalankan misinya di tengah dunia yang plural. Situasi ini menuntut refleksi teologis agar misi tetap setia pada Injil sekaligus peka terhadap konteks. Dalam kerangka ini, Karl Barth dan John Stott memberikan fondasi kristosentris yang kuat, sementara Paul Knitter dan Michael Goheen menghadirkan kepekaan kontekstual dalam menghadapi pluralisme dan dinamika global. Penelitian ini bertujuan mensintesis pemikiran Barth dan Stott sebagai dasar teologis dengan Knitter dan Goheen sebagai mitra dialog kontekstual bagi misi gereja masa kini. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan analisis teologis terhadap karya utama keempat tokoh. Kebaruan penelitian ini terletak pada upaya mengintegrasikan kristologi Barth yang menekankan inisiatif Allah, serta Stott yang menghubungkan Injil dan tanggung jawab sosial, dengan pendekatan Knitter yang dialogis dalam konteks pluralisme dan Goheen yang melihat misi sebagai partisipasi dalam karya Allah di dunia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Barth dan Stott meneguhkan pusat misi pada karya keselamatan di dalam Kristus, sementara Knitter dan Goheen memperluas praksis misi agar lebih kontekstual dan transformatif. Kesimpulannya, sintesis keempat pemikiran ini menghasilkan kerangka misi gereja yang tetap berakar pada Kristus sekaligus relevan di tengah dunia global yang beragam.
References
Allo, Christian Arisandi Kiding. “Tiada Lagi Hukuman Kekal: Universalisme Kristosentris Karl Barth Sebagai Jaminan Keselamatan Di Akhir Sejarah Manusia.” Indonesian Journal of Theology 12, no. 2 (2024): 270–295.
Andrian, Tonny, and Waharman Waharman. “Misiologi Kontekstual Di Indonesia: Solusi Teologis Dan Sosial Untuk Masyarakat Pluralis.” Manna Rafflesia 11, no. 1 (2024): 186–201.
Barth, Karl. Church Dogmatics the Doctrine of God, Volume 2, Part2: The Election of God; the Command of God. Bloomsbury Publishing, 2003.
Barth, Karl, and Thomas Forsyth Torrance. Church Dogmatics The Doctrine of Reconciliation, Volume 4, Part 3.1: Jesus Christ, the True Witness. A&C Black, 2004.
Eni, Elia Boen, and Stenly R Paparang. “Perspektif Teologis Tentang Komunikasi Misi Dalam Keberagaman Budaya.” Views: Jurnal Teologi Dan Biblika 3, no. 2 (2025): 140–154.
Goheen, Michael W. Introducing Christian Mission Today: Scripture, History and Issues. Downwers Grove, IL: InterVarsity Press., 2014.
Habito, Ruben L F. “Grounding Theology of Religions in Comparative Theology: A Fulfillment Model in Reverse.” The Wiley Blackwell Companion to Comparative Theology: A Festschrift in Honor of Francis X. Clooney, SJ (2023): 32–42.
Halawa, Iman Kristina. “Isu-Isu Kristologi Kontemporer: Memahami Ketuhanan Yesus Di Tengah Tantangan Global.” Jurnal Lentera Nusantara 4, no. 1 (2024): 81–95.
Indarsih, Titi, Yohana Fajar Rahayu, and Yonatan Alex Arifianto. “Tugas Misi Dalam Era Pluralisme: Menyebarkan Kebenaran Injil Dalam Misiologi Kontekstual.” Ritornera-Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia 4, no. 1 (2024): 60–73.
Jacobs-Vandegeer, Christiaan. “The Finality of Christ and the Religious Alternative.” Theological Studies 78, no. 2 (2017): 348–368.
Kim, Benjamin H. “The Everlasting Mission of God: Eternity, Temporality, and the Missio Dei in Karl Barth’s Theology.” Missiology 53, no. 3 (2025): 323–333.
Knitter, Paul F. “Introducing Theologies of Religions. Author’s Response.” Horizons 30, no. 1 (2003): 125–135.
Lawalata, Mozes. “Soteriologi Paulus Dan Tantangan Gereja Kontemporer: Telaah Teologis Dan Implementasinya Bagi Umat Kristen Masa Kini.” KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta 8, no. 1 (2025): 21–42.
Mudak, Sherly. “Hesed Dan Attachment Theory Dalam Pastoral Konseling: Integrasi Teologis Dan Psikologis Dari Kitab Rut.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 10, no. 1 (2025): 88–105.
Putra, Yeremia Y, and Yohanes K Susanta. “Karl Barth’s Theology of the Trinity in Conversation with Christian Theology of Religions.” Verbum et Ecclesia 45, no. 1 (2024): 2824.
Silaban, Yandri Angelica, Tabita Mutia Tambunan, Surya Ganda Pasaribu, Satia Febrianty Banurea, and Bagida Sitopul. “Respon Iman Kristen Terhadap Pluralitas Agama.” Jurnal Silih Asah 1, no. 2 (2024): 62–72.
Soegianto, Soegianto. “The Relationship between the Gospel and Culture: A Theological Analysis and Social Perspective in a Contemporary Context.” Theological Journal Kerugma 7, no. 2 (2024): 84–92.
Stott, John. The Cross of Christ. InterVarsity Press, 2021.
———. The Message of Romans. InterVarsity Press, 2020.
Sugiri, Widjaja. “The Many Faces of Christ: Responding to Suffering and Transcendence in the Thought of Barth and Moltmann.” Indonesian Journal of Religious 7, no. 1 (2024): 47–62.
Tampubolon, Maruli Tua, and Simon Stefanus Baitanu. “Dialektika Universalitas Keselamatan Dan Eksklusivitas Kristus Dalam Soteriologi Kristosentris.” VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN 7, no. 2 (2025): 130–140.
Varghese Meloottu, Allan. “Let Us Be Friends: A Vision for a Better Global Missiological Engagement.” Missiology 52, no. 1 (2024): 44–46.
Wijaya, Jonathan. “Dialog Antara John Stott Dengan Samsul Maarif: Sebuah Usulan Misi Dari Lensa Intersubjektif Dan Ekoteologi.” TRANSFORMATIO: Jurnal Teologi, Pendidikan, dan Misi Integral 2, no. 01 (2024): 48–66.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi Injili

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









