Jurnal Teologi Injili https://jurnal.sttati.ac.id/index.php/jti <p><strong>Jurnal Teologi Injili</strong> adalah jurnal ilmiah bidang teologi injili yang diterbitkan oleh <strong>Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak</strong>. Menerima naskah dari para peneliti teologi injili, dosen, mahasiswa, dan praktisi yang akan memperkaya keilmuan teologi injili. Jurnal ini menerima naskah-naskah dengan scope <strong>Teologi: </strong>Teologi Sistematika; <strong>Penelitian Biblikal:</strong> Tafsir Perjanjian Lama, Tafsir Perjanjian Baru, Pengembangan Metode Tafsir, Teologi Perjanjian Lama, Teologi Perjanjian Baru; <strong>Misi dan Pertumbuhan Gereja</strong>: Teologi Penginjilan, Strategi Penginjilan, Misiologi, Pelayanan Lintas Budaya, Pertumbuhan Gereja, Misi Kontekstual, Pembinaan Warga Gereja, Sejarah Gereja; <strong>Pastoral: </strong>Teologi Pastoral, Pastoral Konseling; <strong>Kepemimpinan</strong>: Teologi Kepemimpinan, Etika Kristen atau Gereja, Manajemen Gereja; <strong>Pendidikan Agama Kristen : </strong>Pendidikan Kristiani dalam Keluarga, Sekolah, Gereja dan Masyarakat, Teologi PAK, Strategi Pembelajaran. Diterbitkan dua kali dalam 1 tahun (Juni dan Desember).</p> <p>Naskah akan masuk dan akan direview oleh editor, jika lolos review awal maka selanjutnya naskah akan direview oleh para reviewer yang kompeten sesuai bidang ilmu. Semua naskah yang diterbitkan adalah naskah yang telah melalui proses peer review.<strong> Jurnal Teologi Injili</strong> terbuka menerima reviewer sesuai scope jurnal.</p> <p>E-ISSN: <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2798-303X">2798-303X</a></p> Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak en-US Jurnal Teologi Injili 2798-303X Pencegahan Korupsi Menurut Iman Kristen https://jurnal.sttati.ac.id/index.php/jti/article/view/14 <p>Tujuan artikel ini untuk menjelaskan upaya preventif tindak korupsi menurut iman Kristen. Upaya ini sebagai bagian dari partisipasi kaum Kristen dalam menawarkan nilai-nilai iman yang bersumber dari Firman Allah tentang upaya mencegah terjadinya kasus korupsi. Rumusan pembahasannya memakai jasa metode deskriptif analitik. Hasilnya, memperlihatkan bahwa pencegahan korupsi dapat dimulai dengan tumbuh kembangnya nilai-nilai iman firman Allah, yang dianut kaut dalam batin orang Kristen; nilai itu akan menjadi piranti hakiki yang melindunginya dari godaan keduniawian. Orang Kristen yang dewasa dalam iman merupakan wakil Kristus di tengah dunia ini. Sehingga, dengan citra itu ia hadir mewakili Kristen di tengan masyarakat, sekalipun terbuka peluang untuk korupsi atau dipaksa korupsi, ia akan tetap berpegang teguh pada keyakinan dasarnya; ia memiliki piranti yang kokoh dalam iman Kristennya yakni hidup takut akan Kristus dan memuliakan-Nya.</p> Sostenis Nggebu Copyright (c) 2022 Jurnal Teologi Injili https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2022-04-24 2022-04-24 2 1 1 18 10.55626/jti.v2i1.14 Peran Pendidikan Agama Kristen Bagi Keluarga Dalam Masa Covid 19 https://jurnal.sttati.ac.id/index.php/jti/article/view/8 <p>Covid-19 adalah penyakit pernapasan paling mematikan dan sangat menular. Peningkatannya mengglobal sehingga berdampak pada pengaruh psikologis, ekonomi, sosial, pendidikan, bahkan religiusitas manusia di dunia. Terkait pendidikan, ada ragam tantangan yang muncul di sana, salah satunya adalah tanggung jawab orang tua menghadapi pola Pendidikan di rumah yang menjadi tuntutan di masa pandemi covid-19. Terkait itu, tulisan ini merupakan suatu jawaban bahwa sebenarnya peran keluarga sangat penting di masa pandemi Covid-19. Secara Alkitabiah, dalam Perjanjian Lama, pentingnya peran keluarga dalam pendidikan tampak dalam Ulangan 6 sebagai sesuatu yang penting dan harus diaktualisasikan turun temurun. Demikian juga halnya dalam Perjanjian Baru, misalnya Timotius yang bertumbuh dalam pendidikan keluarga (2 Tim. 1:5; 3:15). Kesadaran inilah yang harus tetap dilestarikan pada masa pandemi Covid-19. Peran fungsional kepala keluarga di masa pandemi Covid-19 sangat diperlukan sebagai teladan dalam pendidikan, khususnya Pendidikan Kristen. Untuk tujuan penelitian tersebut, maka penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan metode kualitatif deskriptif melalui proses pengumpulan literatur.</p> Roce Marsaulina Copyright (c) 2022 Jurnal Teologi Injili https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2022-05-07 2022-05-07 2 1 19 31 10.55626/jti.v2i1.8 Tata Krama Ajining Diri Saka Lathi, Ajining Raga Saka Busana dalam Filosofis Jawa di Era Milenial https://jurnal.sttati.ac.id/index.php/jti/article/view/15 <p>Memperhatikan dampak negatif perkembangan teknologi di era milenial membuat generasi saat ini memiliki interaksi komunikasi yang cenderung kurang baik. Selain etika komunikasi yang kurang dijaga tata kesopanannya, perkembangan teknologi juga turut menggerus nilai-nilai etis dan estetika dalam berbusana. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian pustaka. Tahap pertama, menentukan informasi atau sumber data dari berbagai literatur berupa buku, jurnal, naskah/artikel. Tahap kedua, dari hasil penelitian, peneliti menemukan cara untuk mengkonstruksi filosofi Jawa dalam etika komunikasi dan berbusana. Penelitian ini memiliki arti penting yaitu untuk menyoroti dan memahami aspek epistemologi, ontologi dan aksiologi dalam bingkai filosofi Jawa yang dipandang masih sangat relevan ditularkan kepada generasi milenial saat ini. Filosofi Jawa yang dimaksud yaitu: <em>“Ajining diri saka lathi, Ajining raga saka busana</em>”, artinya harga diri seseorang ditentukan oleh ucapan, kehormatan seseorang ditentukan oleh busana. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana filosofi Jawa dikontruksikan dengan menanamkan nilai etis agar generasi milenial bersikap sesuai tata krama bermakna baik dan sopan.</p> Stevanus Parinussa Fransiska Wahyu Fridawati Copyright (c) 2022 Jurnal Teologi Injili https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2022-06-22 2022-06-22 2 1 32 44 10.55626/jti.v2i1.15 Berteologi di Era Post Truth dan Disrupsi: Tantangan Vs Peluang https://jurnal.sttati.ac.id/index.php/jti/article/view/18 <p>Perubahan hendaknya tidak dipandang sebagai ancaman namun sebagai peluang untuk berinovasi, termasuk dalam berteologi dan praktek pelayanan Kristen. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauhmana doktrin Kristen dapat memberi warna tersendiri bagi dunia yang terus berkembang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis untuk melihat pengalaman di Era disrupsi tentang prilaku, persepsi, motivasi, tindakan dan lain-lain, secara holistik dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Penulis menemukan dua hal yang bisa diefektifkan dari sekian banyak yang bisa dikembangkan seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin hari semakin berkembang dan berenovasi: pertama, pemuridan merupakan wadah melengkapi orang-orang Kristen untuk menjadi orang-orang Kristen yang kuat yang tangguh, di tengah ‘ancaman’ dunia yang semakin hari semakin jahat. Kedua, konseling merupakan pelayanan yang vital era sekarang ini, era disrupsi yang identik dengan kompetisi dan persaingan tidak sedikit manusia mengalami depresi yang membutuhkan pendampingan dan pertolongan agar dapat menemukan solusi, dan era disrupsi pelayanan konseling mendapat wadah yang luas, konseling bisa dilakukan kapanpun dimanapun sekalipun terpisah dengan jarak secara geografis.</p> Samuel Manaransyah Copyright (c) 2022 Jurnal Teologi Injili https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2022-06-22 2022-06-22 2 1 45 59 10.55626/jti.v2i1.18 Faktor Keberhasilan dan Kegagalan Kepemimpinan Kristen dan Implikasinya bagi Pemimpin Kristen Masa Kini https://jurnal.sttati.ac.id/index.php/jti/article/view/26 <p>Fokus penelitian ini terkait denghan keberhasilan dan kegagalan pemimpin sering kali amat memengaruhi hidup manusia yang telah sedemikian terorganisir. Terkait itu maka penelitian ini bertujuan memotret faktor-faktor keberhasilan dan kegagalan kepemimpinan, serta menyoroti implikasinya bagi pemimpin Kristen masa kini. Beberapa implikasi terkait topik yang diteliti adalah, implikasi teologis yang menekankan segi teologis kepemimpinan Kristen yang penting bagi seorang pemimpin; implikasi etis yang menekankan tentang segi etis seorang pemimpin yang berhasil; serta implikasi paedagogik yang juga merupakan segi penting untuk mendidik seorang pemimpin yang berhasil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode library research dengan menyelidiki serta menganalisa literatur-literatur yang terkait erat dengan topik yang diteliti.</p> Leniwan Darmawati Gea Deni Sulianus Susanto Copyright (c) 2022 Jurnal Teologi Injili https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2022-06-24 2022-06-24 2 1 60 71 10.55626/jti.v2i1.26