Pendidikan Kristen dalam Bingkai Multikulturalitas Bangsa Indonesia: Suatu Perspektif terhadap Amanat Agung dalam Matius 28:19-20

Authors

DOI:

https://doi.org/10.55626/jti.v1i2.12

Keywords:

Pendidikan, Kristen, Multikultural, Bangsa Indonesia, Amanat Agung

Abstract

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang kaya akan keberagaman etnis, budaya dan agama. Karena itulah Indonesia adalah bangsa yang bercorak multikultural. Dalam konteks yang demikian itulah Kekristenan hadir dan eksis dengan penuh ketegangan dan kontradiksi dalam mengupayakan tujuan bersama. Pihak-pihak lain pun berada dalam ketegangan yang serupa, namun ada yang berupaya menyeragamkan perbedaan tersebut dengan mengancam multikulturalitasnya. Dampaknya adalah radikalisme yang mendiskriminasi kaum minoritas dari berbagai sisi. Meskipun demikian, penyeragaman bukanlah cara kekristenan bereksistensi, sebab kekristenan sendiri berdimensi multikultural. Dimensi itulah yang menjadi penekanan Amanat Agung Tuhan Yesus dalam Matius 28:19-20. Corak pendidikan yang ditekankan dalam teks tersebut penting, sebab bersinergi dengan konteks multikulturalitas bangsa Indonesia. Oleh karena itulah peneliti merujuk pada teks tersebut sebagai bahan penelitian, sekaligus sebagai salah satu upaya yang ditawarkan untuk merawat keberagaman melalui eksistensi pendidikan Kristen. Pokok pentingnya adalah bahwa, pendidikan Kristen harus berdimensi multikultural, dengan tujuan utamanya yaitu memuridkan dunia bagi Kristus. Untuk tujuan penelitian tersebut, maka peneliti menggunakan metode penelitian pustaka sebagai bahan kajian.

Author Biography

Leniwan Darmawati Gea, Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan

 

References

Bahri, Saeful A., Badawi, Muhammad Hasan, Opan Arifudin, I Putu Ayub Darmawan, Fitriana, Arfah, et al. PENGANTAR PENELITIAN PENDIDIKAN (Sebuah Tinjauan Teori Dan Praktis). Edited by Neneng Sri Wahyuni, 2021. www.penerbitwidina.com.

Baidi. “Agama Dan Multikulturalisme: Pengembangan Kerukunan Masyarakat Melalui Pendekatan Agama.” Millah ed, no. khus (2010): 1–29. DOI: https://doi.org/10.20885/millah.ed.khus.art1

Berkhof, Louis, and Cornelius Van Till. Foundations Christian Aducation. Surabaya: Momentum, 2013.

Boehlke, Robert R. Sejarah Perkembangan Pikiran & Praktek Pendidikan Agama Kristen Dari Plato Sampai Ignatius Loyola. 13th ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2013.

Bosch, David K. Transformasi Misi Kristen: Sejarah Teologi Misi Yang Mengubah Dan Berubah. 11th ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016.

Bungin, Burhan. Post-Qualitative Social Research Methods: Kuantitatif-Kualitatif-Mixed Mothods Positivism-PostPositivism-Phenomenology-Postmodern Filsafat, Paradigma, Teori, Metode Dan Lapangan. 1st ed. Jakarta: Penerbit Kencana, 2020.

Darmawan, I Putu Ayub. “Jadikanlah Murid: Tugas Pemuridan Gereja Menurut Matius 28:18-20.” Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat 3, no. 2 (2019): 144. DOI: https://doi.org/10.46445/ejti.v3i2.138

Groome, Thomas H. Christian Religious Education. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011.

Hutagalung, Patrecia. “Pemuridan Sebagai Mandat Misi Menurut Matius 28 : 18-20 Discipleship As a Mandate of Mission According To Matthew 28 : 18-20.” Pengarah: Jurnal Teologi Kristen 2, no. 1 (2020): 64–76. DOI: https://doi.org/10.36270/pengarah.v2i1.22

Ibrahim, Rustam. “PENDIDIKAN MULTIKULTURAL: Pengertian, Prinsip, Dan Relevansinya Dengan Tujuan Pendidikan Islam.” Addin 7, no. 1 (2013): 129–154. http://dx.doi.org/10.21043/addin.v7i1.573.

Illu, Arianus Hermanus, and Leniwan Darmawati Gea. “Efektivitas Konseling Kristen Melalui Pendidikan Dalam Keluarga Kristen.” Jurnal Teologi Injili 1 (2021): 48–59.

Laia, Oinike. “Model Pemuridan Yang Relevan Untuk Pelayanan Pendidikan Kristen.” The New Perspective in Theology and Religious Studies 1, no. 1 (2020): 35–54. DOI: https://doi.org/10.47900/nptrs.v1i1.3

Lumintang, Stevri I. Keunikan Theologia Kristen Di Tengah Kepalsuan: Beriman, Beribadah, Beragama Dan Berbangsa. Batu: Departemen Literatur YPPII, 2010.

Price, J.M. Yesus Guru Agung. Bandung: Lembaga Literatur Baptis, 2011.

Riemer, G. Ajarlah Mereka. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF, 1999.

Santoso, Slamet. “Tinjauan Kritis Terhadap Pendidikan Agama Multikultural Barbara Wilkerson.” Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen, dan Musik Gereja 2, no. 2 (2018): 56–71. DOI: https://doi.org/10.37368/ja.v2i2.32

Sudarmanto, G. Menjadi Pelayan Kristus Yang Baik. Surabaya: Penerbit Momentum, 2013.

Sutanto, Hasan. Perjanjian Baru Interlinear Yunani-Indonesia Dan Konkordansi Perjanjian Baru (PIBK) Jilid I. Jakarta: Percetakan Lembaga Alkitab Indonesia, 2006.

———. Perjanjian Baru Interlinear Yunani-Indonesia Dan Konkordansi Perjanjian Baru (PIBK) Jilid II. Jakarta: Percetakan Lembaga Alkitab Indonesia, 2006.

“BPIP :: Apa Maksud Dari Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka?” Accessed November 21, 2021. https://bpip.go.id/bpip/berita/1035/488/apa-maksud-dari-pancasila-sebagai-ideologi-terbuka.html.

“Indonesia.Go.Id - Suku Bangsa.” Accessed November 20, 2021. https://indonesia.go.id/profil/suku-bangsa/kebudayaan/suku-bangsa.

“Konflik Yang Dipicu Keberagaman Budaya Indonesia - Nasional Tempo.Co.” Accessed November 20, 2021. https://nasional.tempo.co/read/668047/konflik-yang-dipicu-keberagaman-budaya-indonesia/full&view=ok.

“Rektor Sebut Model Berhijab Di Baliho Iklan Adalah Mahasiswa UKDW | Merdeka.Com.” Accessed November 20, 2021. https://www.merdeka.com/peristiwa/rektor-sebut-model-berhijab-di-baliho-iklan-adalah-mahasiswa-ukdw.html.

Downloads

Published

2021-12-19

How to Cite

Gea, L. D. (2021). Pendidikan Kristen dalam Bingkai Multikulturalitas Bangsa Indonesia: Suatu Perspektif terhadap Amanat Agung dalam Matius 28:19-20. Jurnal Teologi Injili, 1(2), 61–71. https://doi.org/10.55626/jti.v1i2.12

Issue

Section

Articles